Rabu, 19 Maret 2014

Panduan Cara Setting Modem Telkom Speedy



Cara Setting Modem Telkom Speedy 
Apapun masalah anda ketika ingin mereset ulang pasword speedy sobat, yang harus kita ketahui adalah Cara Setting Model Telkom Speedy pada TP link yang kita miliki dengan syarat sobat harus punya pasword speedy yang diberikan saat pertama sekali berlangganan speedy serta nomor telepon modem jaringan internet yang sobat miliki. 

Jika itu semua sudah beres, mari ikuti Panduan Cara Setting Modem Speedy Telkomdi bawah Ini :



  • Pertama-tama hubungkan modem dengan komputer/laptop menggunakan kabel UTP, pasang juga konektor ADSL (line telpon) ke modem serta kabel power modem dan hidupkan modem TP-Link anda.
  • Oleh karena IP default modem adalah 192.168.1.1 maka ubah IP address untuk komputer/laptop anda menjadi 192.168.1.2
  • Jalankan aplikasi browser anda, seperti Mozilla Firefox, Internet Explorer, Google Chrome atau lainnya.
  • Ketik pada address bar, IP address default dari modem yaitu 192.168.1.1 dan tekan ENTER maka akan muncul halaman login web base setting modem TO-Link
  • Ketik username : admin dan password : admin kemudian klik OKAnda sekarang sudah berada di halaman web base TP-Link modem setting. Silahkan klik menu Interface Setup dan klik Internet.
  • Atur settingan virtual circuit sesuai dengan yang disarankan dari pihak telkom, biasanya tergantung pada area masing-masing (misalnya : PVC1)
  • Statusnya menjadi Activated dan VPI : 8 dan VCA : 81 (ini untuk PVC1, akan berbeda apabila PVCnya berbeda).
  • Encapsulation ISP pilih PPPoA/PPPoE
  • Masukkan user name serta password yang diterima dari Telkom (sudah anda persiapkan di awal)
  • Setting Bridge Interfacenya Deactivated dan Connection Always On (Recommended).
  • Klik menu LAN dan cek settingan sebagai berikut : IP Address : 192.168.1.1, Subnet Mask : 255.255.255.0, Dinamic Route : RIP2-B Direction : None, Multcast : Disable dan ICMP Scoop : Disable. DHCP : Enable, Starting IP Address : 192.168.1.2 dan IP Pool Count : 50 (max : 254). Settingan yang lainnya biarkan default.



  • Klik menu Wireless untuk setting wireless modem sebagai berikut : Access Point : Activated, Channel Indonesia. Yang lainnya biarkan default. Pada Broadcast SSID pilih Yes dan SSID ketik Access Point Name (APN) mis : Aksespoint Aku

  • Setelah melakukan semua seting di atas, langkah terakhir adalah menyimpan hail settingan di atas dengan menekan atau klik tombol Save.

Nah, demikianlah cara mensetting Modem Speedy Telkom. Jika belum berhasil coba ulangi langkah diatas dengan lebih seksama. Jika ingin lebih ahli dalam semua perangkat komputer jaringan, LAN, server dan lain sebagainya. Saya rekomendasikan membaca E-book "Step by Step Jaringan Komputer dari Qbonk"

Jika sobat memerlukan Ebook ini, silahkan Kunjungi Toko Online Ebook Komputer No 1 di Indonesia 

Selasa, 11 Maret 2014

Mengenal JUmper Komputer

Jumper pada sebuah komputer sebenarnya adalah connector (penghubung) short sirkuit elektrik yand digunakan untuk menghubungkan atau memutus hubungan pada suatu sirkuit. Jumper juga digunakan untuk melakukan setting pada papan elektrik seperti motherboard komputer.
Fungsi Jumper ini dalam komputer digunakan untuk menyetting perlengkapan komputer sesuai dengan keperluan. Pada motherboard terbaru saat ini penyettingan lewat Jumper sudah mulai berkurang penggunaannya. Sebab, semua fungsi setting saat ini sudah menggunakan outo setting pada bios sehingga memudahkan pengguna atau perakit komputer dengan tidak banyak menggunakan Jumper.
Jumper pada komputer biasanya digunakan pada Motherboard, Harddisk dan Optical Disk, dan pada beberapa VGA Card tertentu. Tetapi karena penggunaannya lebih banyak pada Motherboard dan Harddisk serta Optical Disk, maka kita hanya akan membahas ketiga hal itu.
Jumper pada Motherboard
1. Jumper Clear CMOS
Jumper CMOS biasanya terletak di dekat Baterai CMOS. Biasanya terdapat 3 kaki (pin) pada jumper ini. Fungsinya adalah untuk menyimpan dan me-reset CMOS (sebuah IC program pada Motherboard) pada posisi default (Setting Awal/Pabrik).

Biasanya pada pin ke 1 dan 2 bila dihubungkan dengan sebuah Jumper maka CMOS pada posisi normal akan menyimpan setiap settingan yang kita ubah pada CMOS/BIOS. Dan bila Jumper kita ubah pada posisi 2 dan 3, akan mereset settingan bios ke standard pabrik (Default) komputer tidak akan hidup, dan bila tidak dipasang maka settingan bios tidak dapat disimpan karena terputusnya daya dari baterai CMOS.
Begitu pula Jumper Clear CMOS ini bisa digunakan bila komputer tidak bisa hidup akibat kita lakukan perubahan pada hardware, misalnya processor, tetapi karena CMOS/BIOS anda telah menyimpan setting pada komputer yang lama dan tidak mampu membaca processor yang baru saja anda gantikan maka Jumper ini bisa anda gunakan.
Jumper ini juga digunakan bila anda lupa pada password yang anda buat di BIOS. Dengan melakukan Clear CMOS, maka password yang anda buat akan hilang dengan sendirinya.
2. Jumper Bus Clock/Bus Speed
Jumper ini berfungsi untuk menyeting Bus Clock pada processor. Pada saat ini, hampir bisa dibilang jumper ini jarang digunakan. Fungsi setting yang tadinya diatur oleh jumper sekarang sudah dibuat outo atau bisa disetting lewat BIOS.

Pada gambar disamping ini adalah salah satu contoh dari komputer Pentium I, yang terdiri dari Bus 50, 55, 60, 66 dan 75. Bus ini terdapat pada processor. Disetiap Bus yang kita pilih, ada petunjuk mengenai penggunaan jumpernya.
3. Jumper Bus Ratio
Seperti halnya jumper Bus Clock/FSB, jumper ini pun bisa dibilang sudah tidak dipergunakan kembali. Jumper ini adalah ratio perkalian dari processor. Misalnya processor Pentium I 133 MHz dengan Bus/FSB 66, maka Rationya adalah 2x. Maka kita melakukan setting sesuai dengan petunjuk yang terdapat pada keterangan baik di Motherboard maupun buku manual.
4. Jumper VGA
Jumper ini biasanya terdapat pada Motherboard yang menyediakan VGA onboard beserta Slot VGA sebagai tambahan. Jumper, biasanya terdiri dari 3 kaki/pin yang digunakan untuk memilih apakah yang digunakan VGA onboard nya atau Slot VGA.
Sama sepert jumper bus clock, jumper ini sudah jarang dipergunakan dan diganti dengan outo setting, sehingga tanpa melakukan setting apapun, VGA akan memilih sendiri yang mana yang dipergunakan.
5. Jumper Audio
Jumper Sound, adalah jumper yang dipergunakan untuk mengaktifkan suara. Jumper ini biasanya terdiri dari 10 pin berjejer dengan pin nomor 8 kosong. Bila anda mengaktifkan Audio di depan Casing, maka otomatis, soket Audio di casing telah mengaktifkan jumper Audio ini.
Tapi bila tidak, persiapkanlah sebuah jumper untuk menghubungkan pin nomor 5 dan 6, juga pin nomor 9 dan 10,  sebab bila tidak , tidak akan keluar suara sekalipun driver telah masuk. Dan kejadian ini sering terjadi dimana Audio tidak bisa terdengar dan orang yang tidak mengerti akan kebingungan dan mengira Sound onboard dari Motherboard anda mati.
6. Jumper USB Power
Anda pernah mengalami kejadian USB anda tidak bisa berfungsi? atau berfungsi hanya di Windows? Tidak di DOS (misalnya dengan penggunaan Keyboard USB)? Mungkin anda tidak mengaktifkan Jumper USB Power.
Jumper ini ada di hampir semua Motherboard yang memiliki USB Socket. Jumper ini terdiri dari 3 kaki/pin. Bila tidak dipasang, maka USB anda tidak akan berfungsi. Bila di pasang pada salah satu kaki, misalnya pin 1 dengan pin 2 atau pin 2 dengan pin 3, maka akan punya pengaruh yang berbeda. Yang satu tidak akan bisa mengaktifkan USB di DOS.
7. Jumper Memory/RAM
Jumper ini biasanya terdapat pada Motherboard yang memiliki fasilitas 2 jenis Slot memory, misalnya Motherboard yang memiliki slot memory SDRAM dan DDR1, atau DDR1 dengan DDR2, maka untuk memilih salah satu slot diperlukan setting jumper memory.
Jumper pada Harddisk atau Optical Disk (CDRom, DVD, dll)
Jumper pada Harddisk dan Optikal Disk biasanya untuk menentukan status pada harddisk atau optical disk. Status pada harddisk/optical disk apakah dia akan menjadi Master (Utama) atau Slave (Tambahan).
Hal ini penting di perhatikan tatkala kita melakukan tundem (penggabungan harddisk dengan harddisk, atau harddisk dengan optical disk pada satu kabel). Bila status sama-sama master, maka keduanya tidak akan terdeteksi oleh Motherboard. Karena itu yang satu harus menjadi Master (Utama) dan yang satu menjadi Slave (Tambahan).
Pada Motherboard tertentu, status Slave pada harddisk tunggal (tanpa melakukan tundem) tidak akan dapat di deteksi oleh Motherboard.

Windows 32 bit ( X86 ) dan Windows 64 ( X64 )

   Ketika akan mendownload OS misalnya saja windows 7,kita biasanya dihadapkan oleh dua pilihan yaitu windows 7 32-bit(x86) dan windows 7 64-bit (x64).      Sebelum mendownloadnya pasti banyak yang bertanya-tanya, apa itu 32bit dan 64bit?? Lalu mana yang harus dipilih yang 32-bit atau 64-bit?? Selain itu apa bedanya antara 32-bit dan 64-bit??

     Sebelum mendownload dan menginstallnya di pc atau laptop, ada baiknya kita mengetahui apa itu Windows 32-bit dan 64-bit juga kelebihan dan kelemahan keduanya.
Arsitektur 32-bit dan 64-bit mengacu pada arsiektur processor.  Processor 32 bit artinya registernya (unit penyimpanan data terkecil di dalamnya) berukuran 32-bit.  Processor 64-bit artinya register-registernya berukuran 64-bit.
     Pada processor, jumlah bit menyatakan panjang atau jumlah data yang langsung dapat diproses dalam satu langkah. Seperti CPU 32-bit, artinya processor dapat memproses sebuah instruksi sepanjang 32 bit dalam satu clock cycle. Jadi 64-bit processor adalah CPU yang mampu memiliki kapasitas mengolah instruksi sepanjang 64-bit dalam satu clock cycle.
     Selain hal tersebut, Windows dengan arsitektur 32 bit memiliki batasan penggunaan RAM sebesar 4GB selebihnya RAM yang dipasang lebih dari 4GB pada Windows 32-bit tidak ada gunanya, misalnya, PC/Laptop terpasang RAM sebesar 5GB, maka yang terbaca di hanya 4GB saja.

Apa Keuntungan menggunakan Windows 64 bit?
     Jika sering melakukan pekerjaan yang berat dan memakan memori yang anyak (misalkan editing video dan gambar) maka Windows 64-bit lebih tepat digunakan karena akan memberikan kinerja yang lebih baik daripada Windows 32-bit.  Ini disebabkan Windows 64-bit mensupport memori hingga 192GB, sedangkan Windows 32-bit hanya mensupport memori hingga 4GB.  Keuntungan lain dari Windows 7 64-bit adalah dari segi keamanan, lebih aman dibandingkan Windows 7 32-bit, karena driver Windows 7 64-bit harus benar-benar tersertifikasi oleh vendor si pembuat hardware, jadi sangat sulit untuk disusupi oleh program jahat.


Apakah Laptop atau komputer saya bisa menjalankan Windows 7 64-bit?
      Jika kita baru membeli sebuah komputer dengan teknologi terbaru dan terkini pada umumnya telah support dan mampu menjalankan Windows 62-bit, Kecuali jika prosesor yang anda gunakan merupakan prosesor yang lowend misal Laptop dengan Prosesor Intel Atom atau Intel Core Duo ke bawah. Namun jika anda menggunakan prosesor sekelas Intel Core 2 Duo maka bisa dipastikan bahwa komputer anda mampu dan bisa menjalankan Windows versi 64-bit. Jika anda masih ragu-ragu ada baiknya guna program Prosesor Identifikasi dari Intel untuk mengetahui apakah prosesor anda telah suppport Windows 7 64-bit atau tidak.


     Jad, ketika ingin menginstall Windows antara Windows 32-bit dan Windows 64-bit, disesuaikan dengan kebutuhan saja.  Jika ingin melakukan pekerjaan yang berat dan memakan memori yang banyak, Windows 64-bit merupakan pilihan yang tepat, tetapi jika hanya digunakan untuk kebutuhan biasa sehari-hari, misalnya untuk browsing, mengetik, dan bermain game ringan, Windows 32-bit merupakan pilihan yang tepat.

NB: Jika ingin mendeteksi apakah processor yang kita miliki support Windows 64-bit atau tidak, bisa mendownload aplikasinya .

Mengenal memory komputer

Secara umum memory dapat dikategorikan dalam beberapa jenis yaitu:
  1. RAM. Random Access Memory adalah Generasi awal memory komputer untuk menyimpan data dan instruksi yang diberikan oleh prosesor.
  2. EDO RAM. Extended Data Output RAM adalah jenis memori untuk menyimpan data dari prosesor dengan lebih cepat seperti generasi pertama prosessor Intel Pentium. EDO RAM awalnya dioptimalkan untuk prosessor Pentium 66 MHz.
  3. SDRAM. Synchronous Dynamic RAM adalah memori generasi selanjutnya dan dalam memproses data lebih cepat dari EDO RAM. Kecepatan SDRAM digolongkan berdasarkan MHz bukan nanosecond (ns). Hal ini membuat lebih mudah untuk membandingkan kecepatan bus dan kecepatan chip RAM. Memory SDRAM berbentuk DIMM (Dual Inline Memory Module) dan digunakan di motherboard 168pin.
  4. DDR SDRAM. Double Data Rate Synchronous DRRAM merupakan memori yang memiliki kemampuan dua kali lebih cepat dari SDRAM. DDR SDRAM memiliki jumlah pin lebih banyak dari SDRAM yaitu 184pin. Jenis memori DDR SDRAM ini yang saat ini banyak digunakan untuk komputer desktop dan notebook. Dimulai dari DDR, DDR2 dan DDR3.
  5. RDRAM. Rambus Dynamic RAM adalah memori berkecepatan tinggi yang menjanjikan transfer data hingga 1,6 GB per detik. Lalu muncul juga Direct Rambus Dynamic (DRDRAM), sebuah teknologi yang dikembangkan dan dilisensikan oleh Rambus Corporation.

    RDRAM menggunakan slot RIMM,yang mirip dengan slot SDRAM dan lebih banyak digunakan untuk komputer server atau orang yang membutuhkan memori berkecepatan sangat tinggi. Type memori ini juga mendukung system dual-channel untuk kinerja server dengan kecepatannya yang sangat tinggi. Namun, sayang harganya yang sangat mahal membuat memory jenis ini jarang digunakan.
Peran memory sangat penting sekali dalam pemrosesan data oleh prosesor komputer. Semakin tinggi kapasitas dan kecepatan memory akan semakin mempercepat kinerja komputer. Apalagi system operasi dan software cenderung semakin banyak memakai resource memori sehingga mau tidak mau kadang perlu ada penambahan kapasitas atau upgrade memory untuk mendapatkan kecepatan ideal.
Kemajuan teknologi memory diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan visual grafis atau multimedia seperti teknologi 3 Dimensi (3D).

Cara Memasang 2 Harddisk pada 1 PC

Jika Anda memiliki lebih dari 1 hardisk dan ingin memasangnya secara bersamaan menggunakan 1 komputer Anda bisa melakukannya dengan sangat mudah. Sebelumnya kita sudah berbagi tips cara mengatasi komputer loading lambat, dan cara mengatasi komputer tidak bisa log on. Bahasan kita kali ini adalah cara memasang dua hardisk dalam satu PC.

Hardisk, seperti yang kita tahu merupakan media storage atau media penyimpanan yang memuat semua data dalam komputer. Semua data yang ada pada komputer, baik berupa file audio, gambar, document word, dan jenis-jenis file lainnya kesemuanya ditampung di hardisk. Semakin banya data yang Anda miliki, maka semakin besar kapasitas hardisk yang Anda butuhkan.

Apabila Anda punya beberapa hardisk yang masih belum tergunakan, tidak ada salahnya untuk Anda pasangkan dalam PC yang sebenarnya sudah memiliki hardisk. Memasang dua hardisk dalam satu PC tentunya memberikan Anda kapasitas penyimpanan tambahan jika kapasitas hardisk yang satunya tidak cukup untuk menyimpan semua data-data penting Anda.

Bagi Anda yang masih belum mengerti cara untuk menggabungkan dua hardisk dalam satu komputer, berikut panduannya.


  • Letak jumper hardisk yang terinstal operating system (OS) harus di set di "master". Pasangkan kabel IDE pada slot IDE1 pada mainboard.
  • Cara pemasangan jumper untuk hardisk eksternal (hardisk penyimpan data) ada tiga macam: pertama, letakkan jumper pada "slave" pasangkan kabel IDE di slot IDE1 pada mother oard. Cara kedua, jumpernya master, pasangkan kabel IDE di slot IDE2 pada motherboard. Cara ketiga, jumpernya slave, pasangkan kabel IDE di slot IDE2 pada motherboard.

Apabila menggunakan hardisk jenis SATA

  • Hardisk yang terinstal OS, kabel satan harus dipasang slot SATA pertama pada motherboard.
Demikian, semoga bisa dipahami. Pada saat memasangkan hardisk harap diperhatikan dengan seksama, karena pemasangan yang tidak sempurna akan menyebabkan komputer gagal booting.

Mengenal komponen mother board

Pada artikel ini lebih khusus membahas komponen yang ada pada Motherboard beserta fungsinya, Perjelasannya dibawah ini:
Keterangan nomor Pada gambar diatas:
1. Soket Prosesor. Soket ini merupakan tempat dimana prosesor dipasang. Jenis soket menentukan prosesor apa yang bisa dipasang pada soket tersebut. Jadi soket tertentu hanya bisa dipasang prosesor tertentu saja.

2. Slot Memori. Slot ini digunakan untuk memasang memori utama komputer. Jenis slot memori juga berbeda-beda, tergantung sistem yang digunakannya.

3. Northbridge, merupakan sebutan bagi komponen utama yang mengatur lalu lintas data antara prosesor dengan sistem memori dan saluran utama motherboard.

4. Southbridge, sebutan untuk komponen pembantu northbridge yang menghubungkan northbridge dengan komponen atau periferal lainnya.

5. Slot PCI Express x16, merupakan slot khusus yang bisa dipasangi kartu VGA generasi terbaru.

6. Slot PCI Express x1, merupakan slot untuk memasang periferal (kartu atau card) lainnya selain kartu VGA.

7. Slot AGP, merupakan slot khusus untuk memasang kartu VGA generasi sebelum adanya slot PCI Express.

8. Slot PCI, merupakan slot umum yang biasa digunakan untu memasang kartu atau card dengan kecepatan di bawah slot AGP dan PCI Express.

9. BIOS (Basic Input-Ouput System). Merupakan program kecil yang dimasukkan ke dalam IC ROM atau Flash yang digunakan untuk menyimpan konfigurasi dari sebuah motherboard.

10. Baterai CMOS, baterai khusus untuk memberikan daya pada BIOS.

11. Port SATA, merupakan antarmuka untuk media penyimpanan generasi terbaru. Port SATA bisa digunakan untuk menghubungkan Hard Disk dengan sistem komputer.

12. Port IDE, merupakan antarmuka media penyimpanan sebelum generasi SATA.

13. Port Floppy Disk, digunakan untuk menghubungkan mediaremovable atau media penyimpanan yang bisa dicopot yaitu Disket atau Floppy Disk.

14. Port Power, yaitu port untuk memberikan daya kepada sistem komputer.

15. Back Panel, merupakan kumpulan port yang biasanya diletakkan di belakang casing atau wadah komputer PC.
Sekian dulu Nama dan Fungsi Komponen Motherboard  Dengan Gambar . Semoga dapat bermanfaat.....

Tips Memilih Hard Disk Komputer

Hard disk merupakan kebutuhan mutlak bagi pengguna komputer karena perangkat keras ini ibarat memori dalam otak manusia, penyimpanan semua data yang kita miliki.
Tidak hanya dokumen, tetapi juga gambar, musik, dan video. Program-program komputer, preferensi situs-situs favorit, bahkan sistem operasi Anda—semuanya disimpan dalam hard disk komputer.
Jika hard disk rusak, kita bisa kehilangan semua data penting itu. Itulah alasan kenapa sebagian besar orang memiliki sistem pencadangan (backup). Mereka memiliki hard disk lain dan menyalin semua file penting ke dalam hard disk tersebut.
Yang menjadi pertanyaan adalah seberapa besar hard disk yang kita butuhkan? Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu mengetahui bahwa semua data yang dapat disimpan di hard disk diukur berdasarkan besar dokumennya.
Kapasitas data yang dibutuhkan oleh dokumen teks sangat kecil, sedangkan gambar lebih besar, musik bahkan lebih besar lagi, dan video merupakan yang terbesar dari semuanya.
Hard disk ibarat sebuah timbangan. Perangkat ini tidak mengetahui perbedaan jenis setiap benda yang ada di atasnya; hanya ukurannya saja yang bisa dia bedakan.
Namun bukan dalam kilogram atau ons, sebuah hard disk mengukur benda berdasarkan skala megabyte (MB), gigabyte (GB), dan terabyte (TB.)
Secara garis besar, 1 megabyte sama dengan 1 juta byte, 1 gigabyte sama dengan 1 miliar byte, dan 1 terabyte sama dengan 1 triliun byte.
Lalu, apa artinya ukuran ini untuk Anda? Jika Anda perlu memindahkan file antarkomputer atau hard disk dengan tujuan untuk mencadangkan beberapa file saja, Anda dapat melakukan ini dengan hard disk yang berkapasitas lebih kecil (seperti Hard Disk Expansion 500 GB).
Jika ingin mencadangkan seluruh isi komputer, atau bahkan beberapa komputer sekaligus, atau jika menyimpan banyak file video atau audio, kita memerlukan hard disk berkapasitas lebih besar, seperti Hard Disk Desktop Backup Plus 1 TB atau lebih besar lagi.
Pertanyaan selanjutnya; apakah hard disk itu bisa bekerja dengan PC atau Mac? Beberapa jenis hard disk sudah diformat untuk bisa bekerja dengan PC atau dengan Mac. Namun pada dasarnya hard disk apa pun dapat diformat ulang untuk bekerja dengan semua jenis komputer.
Contoh jenis hard disk yang bisa langsung digunakan pada dua komputer yang berbeda tanpa perlu format ulang adalah Wireless Plus karena sifatnya yang nirkabel.
Hal penting yang perlu diingat adalah, jika Anda memformat ulang sebuah hard disk, setiap file yang ada di hard disk itu akan dihapus. Jadi, pastikan Anda sudah menyalin semua file di suatu tempat yang aman sebelum memformat ulang!
Berikut adalah empat cara untuk menyambungkan hard disk ke komputer:
  1. USB
    USB adalah jenis sambungan yang paling umum. Anda tidak perlu mempersiapkan apa pun. Cukup tancapkan, komputer akan langsung mengenali hard disk, kemudian Anda dapat membaca serta menyimpan file dalam seketika.
  2. FireWire
    Jenisnya plug-and-play seperti USB, FireWire 800 jauh lebih cepat, sehingga cara ini begitu populer di kalangan profesional untuk mentransfer file video untuk produksi.
  3. SATA
    SATA adalah sambungan standar untuk hard disk internal. SATA menghadirkan kecepatan transfer file paling tinggi untuk format apa pun.
  4. eSATA
    Sambungan yang tidak terlalu umum tetapi memiliki kinerja yang tinggi dan biasanya ditemukan di PC. Sambungan eSATA berkinerja tinggi dengan kecepatan yang hampir sama dengan hard disk internal.
  5. Wireless
    Jenis sambungan ini benar-benar unik karena tidak membutuhkan kabel! Oleh karena itu, hard disk jenis ini selain bisa disambungkan dengan PC atau Mac, juga bisa digunakan pada perangkat mobile, contohnya iPhone, iPad, Android dan lainnya.
Seberapa penting kecepatan hard disk? Saat Anda menggunakan komputer, membuka file, mendengarkan lagu, atau melakukan hal lainnya, Anda menggunakan hard disk.
Piringan yang ada di dalam hard disk akan berputar. Semakin cepat piringan itu berputar, semakin cepat pula komputer dapat menemukan file yang dicari.
Umumnya hard disk dengan kecepatan 7.200 rpm lebih cepat dibandingkan dengan hard disk yang memiliki kecepatan 5.400 rpm. Untuk hard disk eksternal, kita hampir tidak akan melihat ada perbedaan.
Namun untuk hard disk internal, kita akan melihat sedikit perbedaannya pada file dan aplikasi yang lebih kecil, tetapi akan tampak jelas dengan file dan aplikasi yang berukuran besar.
Jadi, apakah sebaiknya memilih hard disk internal atau eksternal? Hard disk internal menyediakan penyimpanan internal dengan kecepatan tertinggi. Adapun hard disk eksternal memberikan penyimpanan dengan fleksibilitas yang lebih besar dan tersedia kapan pun kita membutuhkannya.
Masing-masing pilihan itu memiliki keunggulan dan kekurangannya sendiri-sendiri. Hard disk internal, seperti Laptop SSHD, harus diinstalasi secara fisik dengan membuka casing komputer atau laptop—suatu hal yang agak merepotkan untuk sebagian besar orang.
Hard disk eksternal tersambung ke komputer melalui kabel USB atau FireWire, contohnya Backup Plus, atau bisa diakses melalui Wi-Fi/nirkabel, contohnya Wireless Plus.
Hal ini tentunya memungkinkan kita untuk membawa serta file ke mana saja, mentransfernya ke komputer lain, atau langsung menambahkan penyimpanan ke komputer atau perangkat mobile tanpa harus direpotkan dengan masalah teknis.
Jadi, ingat untuk selalu mencadangkan data-data penting, dan semoga memilih hard disk tidak lagi menjadi hal yang memusingkan untuk Anda.